Jumat, 10 Desember 2010
Beberapa Fakta Tentang Mimpi
Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Tau gak sebenernya sepanjang waktu kita bermimpi meski saat kita lagi bangun, cuma proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita.
Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :
1. Orang Buta Jg Bermimpi
Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat ?gambar-2? tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi ?keinginan? tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.
2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu
Sekitar 5 menit setelah kamu terbangun kamu akan segera melupakan 50% dari mimpimu, 10 menit kemudian 90% ?jalan cerita? mimpimu akan terlupakan.
Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai.
Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul ?Kubla Khan? dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris.
Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley?s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.
3. Semua Orang Bermimpi
Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi laki-2 dan perempuan mimpinya beda dan beda pula reaksi fisiknya. Cowo cenderung bermimpi tentang cowo lain sedangkan cewe mimpinya cenderung berimbang mimpiin soal cowo atau cewe lain.
4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi.
Pada penelitian mengenai tidur baru-2 ini, percobaan pada orang yg dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-2 gangguan emosi lainnya. Jadi kamu jangan sering-2 begadang ngaskus dari malem subuh bisa sakit jiwa lama-2 lo entar
5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita
Disebut ?Dream Incorporation? dan kamu pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi gini, kita rasanya haus bgt trus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi? minum lagi? haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita emang lagi kehausan. Contoh yg lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis
6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh
Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita gak bergerak-gerak mengikuti ?alur cerita? mimpi kita. Banyangin aja kalo lo mimpi dikejar massa, kalo kaki lo gk lumpuh bisa-2 lu lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran ama satpam. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yg membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-2 lumpuh.
7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui
Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi.
Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun !
Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak gk akan pernah kehabisan ?aktor dan setting? yg akan direplay dalam mimpi kita!
8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat
Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita tu kreatif bgt saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semuanya sumbernya ya dari semua yg udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam.
Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi
9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna.
Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kaya tipi aja).
Read More......
Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :
1. Orang Buta Jg Bermimpi
Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat ?gambar-2? tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi ?keinginan? tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.
2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu
Sekitar 5 menit setelah kamu terbangun kamu akan segera melupakan 50% dari mimpimu, 10 menit kemudian 90% ?jalan cerita? mimpimu akan terlupakan.
Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai.
Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul ?Kubla Khan? dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris.
Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley?s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.
3. Semua Orang Bermimpi
Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi laki-2 dan perempuan mimpinya beda dan beda pula reaksi fisiknya. Cowo cenderung bermimpi tentang cowo lain sedangkan cewe mimpinya cenderung berimbang mimpiin soal cowo atau cewe lain.
4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi.
Pada penelitian mengenai tidur baru-2 ini, percobaan pada orang yg dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-2 gangguan emosi lainnya. Jadi kamu jangan sering-2 begadang ngaskus dari malem subuh bisa sakit jiwa lama-2 lo entar
5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita
Disebut ?Dream Incorporation? dan kamu pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi gini, kita rasanya haus bgt trus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi? minum lagi? haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita emang lagi kehausan. Contoh yg lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis
6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh
Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita gak bergerak-gerak mengikuti ?alur cerita? mimpi kita. Banyangin aja kalo lo mimpi dikejar massa, kalo kaki lo gk lumpuh bisa-2 lu lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran ama satpam. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yg membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-2 lumpuh.
7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui
Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi.
Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun !
Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak gk akan pernah kehabisan ?aktor dan setting? yg akan direplay dalam mimpi kita!
8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat
Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita tu kreatif bgt saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semuanya sumbernya ya dari semua yg udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam.
Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi
9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna.
Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kaya tipi aja).
Inilah Revolusi Albert Einsten
Ada yang istimewa di tahun 2005, tahun ini adalah ulang tahun revolusi di dunia fisika. Seratus tahun yang lalu, pada tahun 1905, Albert Einstein (yang kala itu berusia 26 tahun) mempublikasikan tulisannya pada majalah ilmiah berkala Jerman “Annalen der Physik�. Tulisan itu berjudul “On the Electromagnetic of Moving Body�, di dalamnya terdapat sebuah ide revolusioner: teori Relativitas Khusus.
Begitu besarnya arti revolusi tersebut, Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi Internasional (International Union of Pure and Applied Physics, IUPAP) atas permintaan Masyarakat Fisika Eropa (Europian Physical Sociaty, EPS) mendeklarasikan tahun 2005 sebagai Tahun Fisika Dunia. Artikel ini membahas secara popular arti besarnya revolusi yang dilakukan Einstein muda dan dampaknya pada pemahaman kita terhadap alam semesta.
Perkembangan Fisika Sebelum 1900
Perkembangan fisika selalu menjurus pada penyatuan (atau unifikasi) teori-teori. Semakin banyak sebuah teori menjelaskan fenomena, semakin fundamentallah teori itu. Sebelum 1900, sejarah mencatat dua unifikasi teori yang merevolusi pemahaman kita terhadap alam semesta. Pertama adalah unifikasi teori Gravitasi oleh Isaac Newton (Inggris, 1642 – 1727) pada tahun 1687. Kedua adalah unifikasi teori listrik-magnet-cahaya oleh James Clerk Maxwell (Skotlandia, 1831 – 1879) pada tahun 1855.
Teori Gravitasi Newton (atau sering disebut Hukum Gravitasi Newton) adalah teori unifikasi pertama yang dibuat manusia, yang sukses menyatukan hukum pergerakan planet Kepler (Johannes Kepler, Jerman, 1571 – 1630) dan hukum fenomena dinamika dan inersia Galileo (Galileo Galilei, Itali, 1564 – 1642). Newton menjelaskan idenya dalam “Principia Mathematica�, publikasi pertama yang menjelaskan fisika memakai bahasa metematika.
Karya Newton benar-benar merubah wajah dunia. Hukum pergerakan benda kemudian menjadi dasar dari Mekanika Klasik dan Fluida. Sementara hukum pegerakan planet dipakai menjadi acuan oleh para astronom untuk mempelajari tata surya.
Teori listik-magnet (atau sering disebut teori elektromagnetik) sukses menyatukan fenomena listrik dan magnet – yang sebelumnya ditemukan oleh Michael Faraday (Inggris, 1797 – 1867) pada tahun 1831 – dengan fenomena cahaya. Salah satu prediksi penting dari teori ini menyatakan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik dengan kecepatan konstan ~ 3x10E8 m/s.
Teori Elektromagnetik ini adalah teori unifikasi kedua yang dibuat manusia, dan menjadi teori fundamental fisika kedua setelah Hukum Gravitasi Newton. Kalau Newton berlaku untuk benda berukuran massif (makro), maka Maxwell untuk benda berukuran ringan (mikro).
Kontradiksi Newton - Maxwell
Suksesnya dua teori unifikasi tersebut bukan tanpa masalah. Ada sebuah kontradiksi yang tidak terpecahkan pada akhir abad 18 dan awal abad 19. Kontradiksi ini lahir dari persamaan gerak benda Newton dan persamaan Maxwell. Persamaan Maxwell mengatakan bahwa tidak perduli kita berlari mengejar atau menjauhi berkas cahaya, kecepatan cahaya tetap konstan, tidak peduli betapa cepat kita berlari. Berbeda dengan hukum gerak benda Newton, yang mengizinkan kita bisa mengejar kecepatan cahaya asal memiliki percepatan yang cukup.
Bagaimana mungkin kecepatan cahaya tidak terlihat bertambah cepat atau lambat relatif terhadap kita yang bergerak menjauh atau mendekatnya?
Begitu besarnya arti revolusi tersebut, Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi Internasional (International Union of Pure and Applied Physics, IUPAP) atas permintaan Masyarakat Fisika Eropa (Europian Physical Sociaty, EPS) mendeklarasikan tahun 2005 sebagai Tahun Fisika Dunia. Artikel ini membahas secara popular arti besarnya revolusi yang dilakukan Einstein muda dan dampaknya pada pemahaman kita terhadap alam semesta.
Perkembangan Fisika Sebelum 1900
Perkembangan fisika selalu menjurus pada penyatuan (atau unifikasi) teori-teori. Semakin banyak sebuah teori menjelaskan fenomena, semakin fundamentallah teori itu. Sebelum 1900, sejarah mencatat dua unifikasi teori yang merevolusi pemahaman kita terhadap alam semesta. Pertama adalah unifikasi teori Gravitasi oleh Isaac Newton (Inggris, 1642 – 1727) pada tahun 1687. Kedua adalah unifikasi teori listrik-magnet-cahaya oleh James Clerk Maxwell (Skotlandia, 1831 – 1879) pada tahun 1855.
Teori Gravitasi Newton (atau sering disebut Hukum Gravitasi Newton) adalah teori unifikasi pertama yang dibuat manusia, yang sukses menyatukan hukum pergerakan planet Kepler (Johannes Kepler, Jerman, 1571 – 1630) dan hukum fenomena dinamika dan inersia Galileo (Galileo Galilei, Itali, 1564 – 1642). Newton menjelaskan idenya dalam “Principia Mathematica�, publikasi pertama yang menjelaskan fisika memakai bahasa metematika.
Karya Newton benar-benar merubah wajah dunia. Hukum pergerakan benda kemudian menjadi dasar dari Mekanika Klasik dan Fluida. Sementara hukum pegerakan planet dipakai menjadi acuan oleh para astronom untuk mempelajari tata surya.
Teori listik-magnet (atau sering disebut teori elektromagnetik) sukses menyatukan fenomena listrik dan magnet – yang sebelumnya ditemukan oleh Michael Faraday (Inggris, 1797 – 1867) pada tahun 1831 – dengan fenomena cahaya. Salah satu prediksi penting dari teori ini menyatakan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik dengan kecepatan konstan ~ 3x10E8 m/s.
Teori Elektromagnetik ini adalah teori unifikasi kedua yang dibuat manusia, dan menjadi teori fundamental fisika kedua setelah Hukum Gravitasi Newton. Kalau Newton berlaku untuk benda berukuran massif (makro), maka Maxwell untuk benda berukuran ringan (mikro).
Kontradiksi Newton - Maxwell
Suksesnya dua teori unifikasi tersebut bukan tanpa masalah. Ada sebuah kontradiksi yang tidak terpecahkan pada akhir abad 18 dan awal abad 19. Kontradiksi ini lahir dari persamaan gerak benda Newton dan persamaan Maxwell. Persamaan Maxwell mengatakan bahwa tidak perduli kita berlari mengejar atau menjauhi berkas cahaya, kecepatan cahaya tetap konstan, tidak peduli betapa cepat kita berlari. Berbeda dengan hukum gerak benda Newton, yang mengizinkan kita bisa mengejar kecepatan cahaya asal memiliki percepatan yang cukup.
Bagaimana mungkin kecepatan cahaya tidak terlihat bertambah cepat atau lambat relatif terhadap kita yang bergerak menjauh atau mendekatnya?
Disinilah Einstein merubah segala-galanya. Kecepatan adalah sebuah ukuran jarak tempuh dibagi oleh lama waktu tempuh, dan ini jelas tergantung oleh ruang (space) dan waktu (time). Semua konsep fisika yang dibangun dari dua teori unifikasi ini memandang ruang dan waktu adalah dua hal yang tetap dan tak-berubah oleh apapun fenomena di alam semesta. Ruang dan waktu menjadi dua referensi utama dalam pengamatan dan pengukuran fenomena alam.
Dan sangat kontras dengan persepsi ini, Einstein menyatakan ruang dan waktu tidak tetap dan tidak tak-berubah. Sebaliknya, ruang dan waktu ini seperti karet yang bisa memanjang dan memendek. Ruang dan waktu mengatur diri mereka sendiri untuk menjaga sesuatu yang lain – kecepatan cahaya – konstan, tidak peduli pergerakan benda itu mendekati atau menjauhi berkas cahaya. Dengan kata lain, benda yang bergerak menuju atau menjauhi berkas cahaya merasakan ruang dan waktu memuai atau memendek, sehingga kecepatan cahaya pada akhirnya tetap konstan.
Praktisnya, ini berarti jika kita mengukur panjang sebuah mobil yang sedang bergerak, hasilnya akan berkurang dibandingkan ketika kita mengukur panjang mobil ini sedang diam (penyempitan ruang). Dan jika kita pasang jam pada mobil yang bergerak ini, kita akan menemukan bahwa kecepatan jam ini berputar lebih lambat daripada jam yang sama yang tidak bergerak (dilatasi waktu). Kesimpulannya, benda bergerak akan melihat ruang memendek dan waktu melambat. Perubahan ruang-waktu ini semakin besar ketika benda bergerak mendekati kecepatan cahaya.
Inilah revolusi terbesar fisika yang merubah cara pandang kita terhadap alam semesta. Ruang dan waktu bukan lagi sesuatu yang konstan, melainkan kecepatan cahaya lah yang konstan dan dan nilainya absolut. Tidak ada yang lebih cepat daripada kecepatan cahaya.
Teori Relativitas Khusus menyatukan konsep ruang dan waktu yang diperlakukan berbeda pada fisika sebelumnya menjadi satu: konsep ruang-waktu (spacetime). Dan inilah cikal bakal revolusi kedua oleh Einstein, lewat Teori Relativitas Umumnya pada tahun 1915.
Usaha Einstein dalam merubah cara pandang kita terhadap alam semesta tidak dilakukan dengan mudah. Butuh kejeniusan khusus memang, dan orang-orang seperti Einstein tidak dilahirkan setiap saat di dunia ini. Tapi ada satu hal yang dicontohkan Einstein yang pantas kita tiru: berani berpikir keluar dari pola yang ada. Inilah salah satu kunci dari kesuksesan Einstein selain kerja kerasnya yang menakjubkan.
2005: Tahun Fisika Dunia
IUPAP lewat PBB mencanangkan tahun 2005 ini sebagai Tahun Fisika Dunia. Di Indonesia, kesadaran umum masyarakat berkurang tentang fisika dan pentingnya fisika dalam keseharian. Jumlah mahasiswa yang belajar fisika berkurang secara dramatis. Banyak penelitian yang tidak jalan, lab kosong dan diskusi-diskusi teori berkurang. Dalam seleksi masuk perguruan tinggi pun, jurusan Fisika biasanya menjadi jurusan alternatif.
Padahal fisika bukan saja berperan penting dalam pembangunan sains dan teknologi, tapi juga membawa dampak pada masyarakat kita. Fisika mengajarkan kita berpikir ilmiah, bertindak seirama dengan prilaku alam. Semakin banyak sarjana fisika yang konseptual dan membahasakannya pada masyarakat, semakin tinggilah pengetahuan-dasar umum masyarakat itu. Hingga pada suatu titik kreativitas masyarakat yang sudah ada bisa dikembangkan lewat pola-pola ilmiah sehingga hasilnya lebih efektif, efesien, dan bisa lebih bermanfaat bagi orang banyak.
Indonesia memiliki banyak bibit-bibit unggul. Yang muncul di permukaan lewat lomba internasional fisika, matematika, biologi, astronomi dan sains lainnya hanyalah baru secuil. Di pelosok desa dan kampung yang tersebar di seluruh Indonesia pastilah berlimpah mutiara-mutiara yang mampu menerangi dan memajukan bangsa kita lewat fisika ataupun sains lainnya.
Mudah-mudahan memanfaatkan moment Tahun Fisika Dunia, perhatian pemerintah pada pendidikan Fisika dan sains umumnya – baik itu teori maupun eksperimental – meningkat dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan juga semangat ini mengilhami para generasi muda kita untuk mulai berkenalan dengan fisika.
Read More......
Dan sangat kontras dengan persepsi ini, Einstein menyatakan ruang dan waktu tidak tetap dan tidak tak-berubah. Sebaliknya, ruang dan waktu ini seperti karet yang bisa memanjang dan memendek. Ruang dan waktu mengatur diri mereka sendiri untuk menjaga sesuatu yang lain – kecepatan cahaya – konstan, tidak peduli pergerakan benda itu mendekati atau menjauhi berkas cahaya. Dengan kata lain, benda yang bergerak menuju atau menjauhi berkas cahaya merasakan ruang dan waktu memuai atau memendek, sehingga kecepatan cahaya pada akhirnya tetap konstan.
Praktisnya, ini berarti jika kita mengukur panjang sebuah mobil yang sedang bergerak, hasilnya akan berkurang dibandingkan ketika kita mengukur panjang mobil ini sedang diam (penyempitan ruang). Dan jika kita pasang jam pada mobil yang bergerak ini, kita akan menemukan bahwa kecepatan jam ini berputar lebih lambat daripada jam yang sama yang tidak bergerak (dilatasi waktu). Kesimpulannya, benda bergerak akan melihat ruang memendek dan waktu melambat. Perubahan ruang-waktu ini semakin besar ketika benda bergerak mendekati kecepatan cahaya.
Inilah revolusi terbesar fisika yang merubah cara pandang kita terhadap alam semesta. Ruang dan waktu bukan lagi sesuatu yang konstan, melainkan kecepatan cahaya lah yang konstan dan dan nilainya absolut. Tidak ada yang lebih cepat daripada kecepatan cahaya.
Teori Relativitas Khusus menyatukan konsep ruang dan waktu yang diperlakukan berbeda pada fisika sebelumnya menjadi satu: konsep ruang-waktu (spacetime). Dan inilah cikal bakal revolusi kedua oleh Einstein, lewat Teori Relativitas Umumnya pada tahun 1915.
Usaha Einstein dalam merubah cara pandang kita terhadap alam semesta tidak dilakukan dengan mudah. Butuh kejeniusan khusus memang, dan orang-orang seperti Einstein tidak dilahirkan setiap saat di dunia ini. Tapi ada satu hal yang dicontohkan Einstein yang pantas kita tiru: berani berpikir keluar dari pola yang ada. Inilah salah satu kunci dari kesuksesan Einstein selain kerja kerasnya yang menakjubkan.
2005: Tahun Fisika Dunia
IUPAP lewat PBB mencanangkan tahun 2005 ini sebagai Tahun Fisika Dunia. Di Indonesia, kesadaran umum masyarakat berkurang tentang fisika dan pentingnya fisika dalam keseharian. Jumlah mahasiswa yang belajar fisika berkurang secara dramatis. Banyak penelitian yang tidak jalan, lab kosong dan diskusi-diskusi teori berkurang. Dalam seleksi masuk perguruan tinggi pun, jurusan Fisika biasanya menjadi jurusan alternatif.
Padahal fisika bukan saja berperan penting dalam pembangunan sains dan teknologi, tapi juga membawa dampak pada masyarakat kita. Fisika mengajarkan kita berpikir ilmiah, bertindak seirama dengan prilaku alam. Semakin banyak sarjana fisika yang konseptual dan membahasakannya pada masyarakat, semakin tinggilah pengetahuan-dasar umum masyarakat itu. Hingga pada suatu titik kreativitas masyarakat yang sudah ada bisa dikembangkan lewat pola-pola ilmiah sehingga hasilnya lebih efektif, efesien, dan bisa lebih bermanfaat bagi orang banyak.
Indonesia memiliki banyak bibit-bibit unggul. Yang muncul di permukaan lewat lomba internasional fisika, matematika, biologi, astronomi dan sains lainnya hanyalah baru secuil. Di pelosok desa dan kampung yang tersebar di seluruh Indonesia pastilah berlimpah mutiara-mutiara yang mampu menerangi dan memajukan bangsa kita lewat fisika ataupun sains lainnya.
Mudah-mudahan memanfaatkan moment Tahun Fisika Dunia, perhatian pemerintah pada pendidikan Fisika dan sains umumnya – baik itu teori maupun eksperimental – meningkat dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan juga semangat ini mengilhami para generasi muda kita untuk mulai berkenalan dengan fisika.
Senin, 06 Desember 2010
Percobaan Rangkaian Transistor 1
Transformator merupakan piranti untuk mengubah tegangan dan arus bolak-balik tanpa kehilangan daya yang cukup besar. Operasinya didasarkan pada arus bolak-balik dalam satu rangkaian akan menginduksi (mengimbas) ggl bolak-balik pada rangkaian didekatnya karena adanya induktansi bersama pada satu rangkaian. Kumparan yang meyalurkan daya masukan disebut kumparan primer, dan kumparan lain disebut sekunder. Untuk transformator dengan lilitan pada bagian primer dan lilitan pada bagian sekunder, tegangan pada kumparan sekunder dihubungkan dengan ggl pada kumparan primer oleh :
ggl
Transformator disebut dengan transformator penaik tegangan jika lebih banyak daari pada sehingga tegangan keluaran lebih tinggi dari tegangan masukannya. Jika lebih sedikit daripada , transformator tersebut disebut transformator penurun tegangan.
untuk lebih lanjutnya silakan di download di
sini
Read More......
Transformator disebut dengan transformator penaik tegangan jika lebih banyak daari pada sehingga tegangan keluaran lebih tinggi dari tegangan masukannya. Jika lebih sedikit daripada , transformator tersebut disebut transformator penurun tegangan.
untuk lebih lanjutnya silakan di download di
sini
metode pengajaran oleh fisika2007

MetodolOgi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.
Agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik, maka perlu mengetahui, mempelajari beberapa metode mengajar, serta dipraktekkan pada saat mengajar.
untuk lebih lanjut silakan
klik disini Read More......
Langganan:
Postingan (Atom)



